Monday, March 16, 2009

Bintang Kejora Part II

"kupandang langit penuh bintang bertaburan
berkelap kelip seumpama bintang berlian
tampak sebuah lebih terang cahayanya
itulah bintangku bintang kejora yang indah s'lalu"

(bintang kejora, lagu anak Indonesia)


Dua bintang kejora tengah menjelma menjadi cheetah di daratan Afrika berlarian kesana-kemari menganggu kawanan kijang tak berdosa. Langit Afrika saat itu cerah sekali. Matahari sedang sombong-sombongnya memancarkan panasnya, tapi cheetah meyakinkan kawannya, kijang, agar tak pernah merasa resah.

Dua bintang kejora sudah lelah bermain. Kembalilah mereka ke atas langit keabadian tempat mereka mengadu kisah, melihat serpihan mikroskopik yang tak ada artinya. Matahari sudah terlelap tidur tepat disebelah dua bintang kejora. Lihat.. bahkan sinarnya pun tak abadi, bukan?

Dua bintang kejora menyaksikan indahnya malam dari langit, dua bintang kejora menikmati indahnya hidup di siang hari. Dua bintang kejora tak pernah lelah menjalani hidupnya.

Pulanglah segala kesombongan. Pulanglah segala keabu-abuan makna. Lebih baik duduk manis disini bersama dua bintang kejora. Dan saksikanlah keajaiban Tuhan dengan jiwa yang tulus, setulus bintang kejora.


Besok kita mau menjelma jadi apa, mplon?

Lebih baik kita berubah menjadi pohon besar. Kita biarkan para tupai berteduh dari teriknya matahari yang semakin hari semakin tidak bersahabat..


-------------------------

.dheaYangSedangMenulisDiatasAwan.


2 comments:

Olivia Deskarina said...

dhe,,,
kelemotanku dalam sgala hal terbukti
Huahuahua....
aku tak mengerti

Dhea said...

tidak perlu dimengerti lipo..
cukup dijadikan ajang sebagai latihan menjawab soal estetika besok.. hahahha!