Saturday, January 9, 2010

Tulisan Pukul Dua Satu


Pernahkah kamu berpikir keras saking kerasnya sampai rasanya mau insomnia saja. Berteriak kencang akan sistem yang tertulis rapi dilembaran putih yang nyatanya hanya menjadi noda belaka.

Lihat.

Dengar.

Resap.

Paham.

Bicara.

Begitu seharusnya manusia berproses dalam kehidupan.

Sejujurnya tulisan ini adalah tulisan ketidaksukaan saya terhadap perilaku manusia massal yang anomali. Majemuk sekali anomalinya. Tahun baru 2010 ternyata hanya merupakan kata “selamat”.

Tuhan, saya ingin tinggal di atas awan saja. Saya sakit kepala. Besok ada cerita anomali apalagi, Tuhan? Suatu saat semua manusia di dunia ini akan terbangun dari alienasinya dan kembali melakukan berbagai proses dengan cara yang benar.

Pukul dua satu dua satu ini membuat saya begitu serius. Sisi serius dalam diri saya yang takut untuk saya tonjolkan karena nanti saya terlihat 500 tahun lebih tua dari biasanya.



Salam semut-semut kecil yang minimal makan gula sebutir sehari,

Dhea, tapi bukan dhea yang baru saja melakukan transgender.


------------------------------------------------------

Reading: The (un)reality show - Clara Ng

Listening: Sorrow Sound – Tiga Pagi

Writing: Rubbish.